Dalam proyek konstruksi, alat berat bukan sekadar peralatan untuk mempercepat pekerjaan.
Dalam proyek konstruksi, alat berat bukan sekadar peralatan untuk mempercepat pekerjaan. Pemilihan unit yang tepat juga berpengaruh terhadap waktu pengerjaan, produktivitas tenaga kerja, hingga biaya operasional di lapangan.
Masalahnya, memilih alat berat untuk proyek tidak cukup hanya dengan menentukan satu unit yang memiliki kapasitas paling besar. Pekerjaan konstruksi biasanya terdiri dari beberapa tahapan dengan kebutuhan yang berbeda. Alat untuk menggali tentu tidak sama dengan alat untuk mengangkut material atau melakukan pekerjaan di ketinggian.
Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan hanya alat berat apa yang digunakan, tetapi juga bagaimana kombinasi beberapa unit tersebut dapat bekerja secara efektif dalam satu rangkaian pekerjaan.
Pahami terlebih dahulu pekerjaan apa saja yang akan dilakukan. Misalnya, proyek yang membutuhkan pekerjaan penggalian tanah, pemindahan material, pemadatan area, hingga pekerjaan instalasi pada bagian bangunan tinggi. Masing-masing pekerjaan membutuhkan karakteristik alat yang berbeda.
Buat daftar pekerjaan utama dan tentukan alat yang benar-benar dibutuhkan untuk menyelesaikannya.
Cara sederhana ini membantu perusahaan menghindari dua kondisi yang sama-sama merugikan yakni kekurangan alat sehingga pekerjaan terhambat atau terlalu banyak menyediakan unit yang akhirnya tidak digunakan secara optimal.
Setelah pekerjaan dipetakan, tentukan fungsi masing-masing alat berat dalam proyek.
Beberapa contoh kombinasi yang umum digunakan antara lain:
Dengan pembagian fungsi yang jelas, setiap unit memiliki peran masing-masing dan tidak terjadi penggunaan alat yang kurang sesuai dengan pekerjaannya.
Kapasitas menjadi salah satu pertimbangan utama ketika menentukan kombinasi alat berat.
Jangan sampai unit yang digunakan memiliki kapasitas terlalu kecil sehingga harus bekerja di luar kebutuhan ideal. Sebaliknya, menggunakan unit yang jauh lebih besar dari kebutuhan juga belum tentu efisien.
Untuk menentukan kapasitas, perhatikan:
Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, perusahaan dapat memilih unit yang benar-benar sesuai dengan beban pekerjaan di lapangan.
Jenis pekerjaan saja belum cukup untuk menentukan alat berat. Kondisi lokasi proyek juga sangat berpengaruh.
Area dengan Ruang Terbatas
Proyek di area perkotaan atau lokasi dengan akses terbatas membutuhkan alat yang lebih mudah bermanuver.
Dalam kondisi seperti ini, mini excavator dapat menjadi pilihan untuk pekerjaan penggalian tertentu karena dimensinya lebih ringkas dibandingkan excavator berukuran besar.
Area Indoor
Untuk pekerjaan di dalam gedung atau fasilitas tertutup, faktor seperti emisi, kebisingan, ukuran unit, dan ruang gerak perlu diperhatikan.
Pemilihan alat harus mempertimbangkan apakah unit dapat bergerak dengan aman tanpa mengganggu aktivitas lain di sekitar area kerja.
Area Outdoor
Pekerjaan di luar ruangan biasanya memiliki ruang gerak yang lebih luas, tetapi kondisi permukaan tanah, akses menuju lokasi, dan medan kerja tetap harus diperhitungkan.
Jangan hanya melihat kemampuan angkat atau ukuran alat. Pastikan unit memang sesuai dengan kondisi lapangan.
Alat berat yang digunakan dalam proyek memiliki beban kerja yang berbeda-beda. Semakin intensif penggunaannya, semakin penting pula memastikan kondisi unit tetap terjaga.
Sebelum memilih penyedia alat berat, tanyakan bagaimana sistem maintenance dilakukan dan siapa yang menangani apabila unit mengalami kendala selama proyek berlangsung.
Dukungan teknis yang responsif dapat membantu mengurangi downtime. Ini penting karena kerusakan satu unit dalam kombinasi alat tertentu berpotensi menghambat pekerjaan lain yang bergantung pada unit tersebut.
Untuk proyek dengan kebutuhan alat yang berubah-ubah, rental dapat memberikan fleksibilitas dalam mengatur jumlah dan jenis unit.
Perusahaan tidak harus langsung menambah aset ketika membutuhkan alat tambahan untuk pekerjaan tertentu. Unit dapat disewa sesuai periode penggunaan, kemudian dikembalikan setelah kebutuhan selesai.
SHN menyediakan layanan sewa alat berat jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga perusahaan dapat menyesuaikan periode sewa dengan kebutuhan proyek.
Pilihan ini dapat menjadi pertimbangan terutama ketika proyek membutuhkan tambahan unit secara cepat, memiliki durasi pekerjaan tertentu, atau perusahaan ingin menjaga investasi aset tetap terkontrol.
SHN menyediakan berbagai pilihan alat berat dan equipment yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional perusahaan.
Untuk kebutuhan material handling, tersedia forklift dan reach truck. Sementara untuk pekerjaan pada ketinggian, SHN menyediakan boom lift dan scissor lift.
Untuk sektor konstruksi, mini excavator dapat digunakan untuk mendukung pekerjaan yang membutuhkan alat dengan dimensi lebih ringkas dan kemampuan penggalian yang sesuai dengan kebutuhan proyek.
SHN juga menyediakan layanan rental dengan pilihan short-term maupun long-term, sehingga perusahaan dapat menentukan periode penggunaan berdasarkan durasi dan kebutuhan pekerjaan di lapangan.
Menentukan kombinasi alat berat yang efisien pada akhirnya bukan tentang memilih sebanyak mungkin unit, melainkan memastikan setiap alat memiliki fungsi yang jelas dan mampu mendukung alur pekerjaan secara keseluruhan.
Mulai dari jenis pekerjaan, kapasitas beban, kondisi area, durasi penggunaan, hingga dukungan maintenance perlu dipertimbangkan sebelum menentukan kombinasi alat yang akan digunakan.
Jika Anda sedang menyiapkan kebutuhan alat berat untuk proyek konstruksi, SHN Contact Center dapat membantu memberikan informasi mengenai pilihan unit dan layanan rental yang tersedia. Contact Center SHN dapat diakses 24 jam sehari, 7 hari seminggu (24/7) sehingga konsultasi mengenai kebutuhan unit maupun maintenance dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.
Hubungi SHN Contact Center melalui Call Center 1500974 (ext. 2), email [email protected], atau WhatsApp 0811-7230-383. Tim SHN siap membantu Anda menentukan pilihan alat dan periode rental yang sesuai dengan kebutuhan proyek.
